Genjot produksi ikan, KKP bakal bangun cold storage di Gorontalo
Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membangun gudang penyimpanan ikan (cold storage) di Gorontalo. Keberadaan cold storage ini diharapkan akan memacu produksi perikanan di provinsi tersebut.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Rifky Efendi Hardijanto mengatakan, dengan luas wilayah laut yang mencapai 70 persen dari total wilayahnya, sektor perikanan Indonesia punya potensi besar untuk mendongkrak ekonomi nasional. Hanya saja, masalah logistik dan pergudangan menjadikan sektor ini belum bisa digarap secara maksimal.
"Kita tahu di daerah potensi perikanannya sangat besar, hanya saja karena masalah logistik dan minimnya gudang penyimpanan (cold storage), menjadikan sektor ini belum maksimal untuk digarap," ujar dia di Jakarta, Rabu (17/10).
Oleh sebab itu, KKP tengah mengejar penyelesaian gudang-gudang perikanan, terutama di daerah-daerah lumbung perikanan, seperti di Gorontalo ini.
"Pelan-pelan kami selesaikan kebutuhan cold storage, di samping sambil jalan kita semua coba selesaikan untuk masalah logistik Sehingga ekspor sektor kelautan dan perikanan bisa terus kita tingkatkan," ungkap dia.
Di Gorontalo sendiri, Direktorat Jendral PDSPKP telah memberikan bantuan dengan total nilai anggaran sebesar Rp 54,9 miliar sejak 2015. Dana ini dialokasikan untuk penyediaan 1 Unit Gudang Beku Terintegrasi (ICS), 4 Unit Kendaraan Berpendingin, 25 Unit Chest Freezer, 13 Unit Ice Flake Machine, 4 Unit Cold Storage dan 1 Unit Pasar Ikan Bersih.
Pada 2018 ini, KKP juga akan memberikan kendaraan berpendingin dan chest freezer. "Mudah-mudahan dengan adanya penambahan bantuan gudang berkapastitas 200 ton ini, bisa bermanfaat dan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Gorontalo dan sekitarnya," ungkap dia.
Tidak hanya membangun cold storage, KKP juga memiliki program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan stabilisasi sistem produksi perikanan hulu-hilir, pengendalian disparitas dan stabilisasi harga, serta untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri.
"Bukan hanya gudang saja, nanti juga logistik kita selesaikan. Makanya kami ajak seluruh stakeholder atau pun instansi, kementerian, atau pun lembaga lain untuk sama-sama majukan sektor kelautan dan perikanan," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya