Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Genjot EoDB, ini cara anyar PLN permudah mendapat sambungan listrik

Genjot EoDB, ini cara anyar PLN permudah mendapat sambungan listrik pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Bank Dunia setiap tahunnya melakukan survei mengenai kemudahan dalam melakukan bisnis atau yang biasa disebut Ease of Doing Business (EoDB) terhadap 190 negara. Tingkat kemudahan berbisnis ini bertujuan secara khusus untuk menarik investor, sehingga mampu meningkatkan perekonomian Indonesia.

Ease of Doing Business (EoDB) merupakan program Pemerintah Indonesia dengan tujuan memberikan kemudahan untuk berusaha bagi para investor, khususnya kemudahan dalam mendapatkan sambungan listrik (Getting Electricity-GE).

Pada EoDB 2018, Indonesia berhasil memperbaiki layanan penyambungan listrik yang ditandai dengan naiknya peringkat dari peringkat 91 menjadi 72. Sementara dalam kemudahan mendapatkan listrik, Indonesia berhasil menduduki peringkat 38 dari sebelumnya peringkat 49.

Menyambut tantangan menuju target peringkat ke 25 Ease of Doing Business (EoDB) pada tahun 2019, PLN berjanji akan memberikan pelayanan memuaskan kepada pelanggannya. Terobosan-terobosan yang dilakukan oleh PLN antara lain adalah Contact Center 123 (CC 123) dan PLN Mobile sebagai layanan satu pintu yang dapat diakses di mana saja, kapan saja.

Sedangkan untuk tahapan pelayanan, PLN sebelumnya memiliki 5 tahap pelayanan untuk pelanggan agar mendapatkan listrik. Pada tahun 2018 ini PLN memangkas menjadi 4 tahap. Ke depan, di tahun 2019, PLN merencanakan untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan dan mewujudkan kemudahan dalam mendapatkan listrik dengan menyederhanakan tahap tersebut menjadi 2 tahap. Demikian juga dengan sisi waktu atau durasi pelayanan.

"Target kita ke depan untuk pelayanan dari survei Bank Dunia waktu pelayanan dari 25 hari menjadi 10 hari, bahkan di tahun 2019 kita jadikan 4 hari saja langsung sambung. Pelanggan juga tidak perlu merasa terbebani dengn biaya yang harus dibayarkan di muka, karena saat ini biaya bisa dicicil dengan bunga 0 persen," ujar Kepala Divisi Niaga PT PLN (Persero), Yuddy Setyo Wicaksono di Jakarta.

Tidak hanya pelayanan, PLN katanya juga memberikan kualitas kehandalan pasokan yang terbaik. General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad mengungkapkan, bahwa di DKI Jakarta, inovasi-inovasi PLN telah dikembangkan untuk pelanggan, antara lain, Power Bank sebagai express power service yang ramah lingkungan dan efisien, Layanan Prioritas serta SPLU.

"Terobosan-terobosan ini tidak lain ditujukan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dari segala lini, mulai dari kegiatan pembangunan masa konstruksi, pelanggan premium dari layanan prioritas dengan jaminan tanpa padam, hingga kenyamanan penyediaan listrik untuk Kendaraan listrik di Indonesia," ungkap Ikhsan.

Sebelumnya, PLN juga mengadakan Workshop Getting Electricity 2019 dengan peserta pelaku ketenagalistrikan (LIT-TR, asosiasi kontraktor listrik, kontraktor listrik penarikan jaringan dan instalasi) yang dihadiri juga oleh Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Barat PLN, Haryanto WS. Dalam acara ini, Haryanto menjelaskan bahwa PLN siap menyambut survei Bank Dunia mengenai kemudahan mendapatkan listrik dan meningkatkan lagi peringkatnya dari tahun ke tahun.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP