Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Garuda Indonesia belum minat perpanjang kontrak sponsor Liverpool

Garuda Indonesia belum minat perpanjang kontrak sponsor Liverpool garuda liverpool. blogspot.com

Merdeka.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan terus fokus untuk memperkuat brand internasional dalam dunia penerbangan tahun ini. Untuk itu, Garuda Indonesia melakukan evaluasi kontrak sponsorship dengan klub liga premier Inggris, Liverpool yang akan berakhir pada 2016.

"Jadi kalau terkait dengan Liverpool, kita sedang evaluasi. Karena kita akan melihat bagaimana berapa yang akan kita invest baik secara amount absolute number ataupun yang non-absolute number yang kita lagi ukur. Karena Garuda Indonesia ini, sekarang sedang proses untuk grading brand supaya jadi merek global, jadi kita masih sedang evaluasi untuk itu," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo usai mengisi kuliah umum di Gedung Roedhiro Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Jumat (22/1).

Proses evaluasi tersebut, kata Arif, bukan hanya fokus soal keuntungan ataupun kerugian sponsorship. Evaluasi sponsor ini hanya dalam konteks ruang lingkup dan waktu.

"Kalau kita bilang bukan masalah menguntungkan atau tidak menguntungkan, sebenarnya kita bicara masalah time competitions juga sama room untuk kita bergerak, karena memang kita harus menggunakan strategi yang juga efektif. Kalau menguntungkan atau tidak menguntungkan masih kita masih kita evaluasi baik yang financial maupun non-financial," kata dia.

Arif menambahkan, selama mensponsori Liverpool branding Garuda Indonesia lebih dikenal publik. Namun, dia mengakui masih harus memastikan efektivitas pasar global.

"Kita jadi dikenal di publik dengan itu, kita akui. Tapi kita lihat lagi efektivitas pasar-pasarnya. Ini yang sedang kita evaluasi," jelas dia.

Arif menjelaskan, saat ini sedang melakukan penjajakan dengan branding-branding internasional lainnya. Hal ini untuk menghadapi persaingan-persaingan dengan maskapai internasional.

"Dalam lima tahun ke depan, kami harus benar-benar membangun investasi internasional. Berbagai cara kita lakukan. Dan dalam branding kan harus tetap monetizing juga. Kalau brand-nya kuat, tetapi monetizing-nya tidak ada, kita tidak bisa," pungkas dia. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP