Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara masalah ini, dirut BUMN dipecat Dahlan

Gara-gara masalah ini, dirut BUMN dipecat Dahlan BUMN Bersyukur. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) cukup sering menebar ancaman pemecatan pada anak buahnya. Di beberapa kali kesempatan, Dahlan Iskan kerap mengatakan akan memecat anak buahnya yakni bos-bos perusahaan BUMN jika tidak sesuai dengannya.

Tapi tidak sekadar ancaman, beberapa bos BUMN sudah jadi korban pemecatan Dahlan. Dia selalu punya alasan kuat memecat direktur utama perusahaan BUMN. Tidak sekadar soal kinerja yang buruk, tapi ada alasan-alasan lain yang membuat Dahlan geram hingga akhirnya memecat bos-bos BUMN.

Dahlan mengaku punya persyaratan khusus yang harus dipenuhi anak buahnya. Syarat menjadi anak buah Dahlan salah satunya teruji integritas dan punya semangat (antusias) untuk bekerja demi negara. Dia meyakini, jika kedua syarat tersebut sudah terpenuhi, tidak akan ada korupsi di perusahaan BUMN.

Di perjalanan, beberapa di antara mereka dipecat lantaran sudah tidak sesuai dengan pemikiran Dahlan. Ada beberapa masalah yang akhirnya membuat dirut BUMN dipecat Dahlan. Merdeka.com mencoba merangkum beberapa masalah yang membuat Dahlan geram dan akhirnya memberhentikan anak buahnya dari jabatannya. Berikut paparannya.

Gagal selamatkan perusahaan

perusahaan rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menteri BUMN Dahlan Iskan merombak jajaran direksi PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Dahlan memecat semua direksi termasuk Rudi Setyopurnomo yang selama ini dipercaya sebagai Dirut Merpati. Dahlan menyerahkan tongkat kepemimpinan Merpati dari Rudy ke Asep Eka Nugraha. Tidak hanya itu, Dahlan juga memangkas jumlah direksi Merpati yang sebelumnya 5 sekarang menjadi 3 saja.

Meski sudah merombak jajaran direksi, Dahlan tidak berharap banyak dengan kehidupan Merpati. Dia pun berkilah perombakan direksi ini dilakukan atas usulan Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang dipercayakan untuk menghidupkan Merpati.

"Tidak tahu saya optimis atau tidak, tanya ke PPA saja. Intinya permintaan PPA saya penuhi, begitu permintaan dirut diganti untuk dream team," kata Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (31/7).

Dahlan menegaskan, pergantian direksi Merpati kali ini dilakukan atas usulan PPA. Dia mengaku hanya sebagai eksekutor yang menandatangani surat perombakan direksi dan pengangkatan direksi baru. "Dirut baru dipilih oleh PPA. Kalau terjadi diskusi antara deputi dan PPA ya terserah saja. Mungkin untuk merekstrukturisasi kan diperlukan direksi yang sejalan dengan PPA, suratnya kan dipersiapkan oleh direksi," kilah Dahlan.

Terlibat korupsi

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dahlan Iskan juga pernah memecat anak buahnya yang terindikasi terlibat kasus korupsi. Dahlan mengaku telah menandatangani surat pemecatan Direktur Utama Pertani Eddy Budiono. Eddy dipecat karena sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam kasus penyaluran benih hibrida di Kementerian Pertanian.

Sepulang dari Amerika, Dahlan mengaku langsung melakukan rapat di Kementerian BUMN dan menandatangani surat pemecatan pada Minggu (8/9).

"Harinya Sabtu seharusnya, tapi Minggu kemarin saya sudah tanda tangan, Minggu Sore kemarin," kata Dahlan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/9).

Bersamaan dengan pemecatan Eddy Budiono dari kursi dirut Pertani, Dahlan menunjuk jagoannya sebagai bos baru BUMN pertanian tersebut.

Dahlan mempercayakan komando BUMN pangan tersebut kepada Ilham Setia Budi. Sebelum ditunjuk jadi nahkoda baru di Pertani, Ilham adalah Direktur Utama PT Petrokimia Kayaku, anak usaha Pupuk Indonesia.

"Itu dirut dari anak Pupuk Indonesia, namanya Pak Ilham (Ilham Setia Budi)," kata Dahlan.

Kinerja buruk

rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menteri BUMN Dahlan Iskan kembali memecat petinggi BUMN karena alasan kinerja buruk. Kali ini, sosok yang diberhentikan adalah Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV atau Pelindo IV Harry Sutanto.

Dia dinilai Dahlan gagal menciptakan efisiensi operasional di pelabuhan yang menjadi wewenang Pelindo IV. Sebagai gantinya, Dahlan mengangkat Mulyono yang sebelumnya merupakan direktur keuangan Pelindo II.

"Saya minta Mulyono untuk mengefisienkan operasional. Misalnya apakah di satu pelabuhan lingkungan pelindo IV kurang efisien menanggapi apa betul kurang dermaga apa manajemen operasional yang kurang baik," kata Dahlan, di Jakarta, Rabu (25/9).

Istri pakai fasilitas negara

fasilitas negara rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku pernah memecat direktur utama salah satu perusahaan pelat merah. Ini lantaran, istri dari sang dirut tersebut ketahuan tengah menggunakan fasilitas kantor.

"Ini sudah agak lama, Dirut saya berhentikan karena istrinya pakai fasilitas direksi. Saya tau karena saya keluyuran terus," ucap Dahlan ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (10/7).

Dahlan enggan menyebut nama Dirut yang dipecatnya tiga bulan lalu berikut institusinya. Dahlan hanya terdiam, ketika sejumlah jurnalis menerka bahwa pemecatan itu terjadi di BUMN yang bergerak di infrastruktur dan logistik.

Main golf saat jam kerja

saat jam kerja rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Yang terbaru, Dahlan Iskan memecat Dirut PT Biro Klasifikasi Indonesia Ibnu Wibowo dan Direktur Keuangan dan SDM Anang Sundana. Keduanya tidak bisa mengelak dari bukti yang ada, mereka kepergok bermain golf saat jam kerja.

"Untuk BKI sudah diberhentikan dua direksi saja, dirut dan direktur. Karena ada buktinya," ujar Dahlan usai rapim di kantor Nindya Karya, Jakarta, Kamis (19/12)

Setelah memecat Ibnu, Dahlan menunjuk Rudyanto sebagai Direktur Utama PT. BKI. "RUPS nya tadi siang, namanya Rudyanto," ujar Komisaris PT. BKI, Faisal Halimi.

Baca juga: Kata dirut BUMN yang dipecat Dahlan gara-gara main golf Rudyanto, pengganti Dirut BUMN yang dipecat karena main golf Dua bos BUMN yang dipecat Dahlan kepergok main gol di Bandung Ini 3 direktur pilihan Dahlan untuk bantu dirut muda Tyas Laily Prihaningtyas, bos BUMN 28 tahun resmi dilantik

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP