Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

GAPMMI: Pengusaha RI bangun pabrik makanan kecil di Myanmar

GAPMMI: Pengusaha RI bangun pabrik makanan kecil di Myanmar Ilustrasi snack. Shutterstock/Petr Malyshev

Merdeka.com - Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Adhi Lukman mengatakan saat ini pengusaha makanan dan minuman telah melakukan ekspansi di beberapa kawasan ASEAN, salah satunya Myanmar. Ekspansi tersebut dengan membuka pabrik makanan kecil di Myanmar.

"Ternyata anggota GAPMMI mulai merambah negara-negara yang ada di ASEAN, ada yang di Singapura, Filipina, Brunei, Myanmar, bahkan industri Mamin cukup besar, karena di Myanmar industri masih sedikit, industri tersebut jadi semacam primadona," ujar dia kepada wartawan di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat (8/1).

Selain itu, lanjut Adhi, para pengusaha tidak hanya membuka pabrik di Myanmar, melainkan juga membuka jalur distribusi dan mengimpor produk dari Indonesia.

"Di Filipina demikian, kita coba menjadi penghubung untuk produk Indonesia kesana, beberapa perusahaan mulai dibeli, perusahaan di Singapura, Malaysia, Vietnam, untuk mengintegrasikan di kawasan ASEAN. Nah, hambatan yang bilang ekspor sulit itu terhapuskan karena kita punya kaki di negara tersebut," kata dia.

Dia menyebut Malaysia dan Singapura juga melakukan hal serupa guna memudahkan koordinasi dalam ekspansi pasarnya. "Di Singapura dan Malaysia itu bumbu, bihun, di Thailand itu permen, itu produk Indonesia, potensi pasar ASEAN besar itu yang harus dimanfaatkan," pungkas dia. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP