Gandeng perguruan tinggi, Pertamina target RI mandiri produksi baterai mobil listrik
Merdeka.com - VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito, mengakui salah satu tantangan pengembangan mobil listrik adalah ketersediaan baterai. Pertamina pun menggandeng perguruan tinggi nasional untuk mengembangkan komponen ini di dalam negeri.
"Memang kendala semua masih di baterai," ungkapnya saat ditemui di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Jumat (3/8).
Pertamina dan Universitas Sebelas Maret telah berhasil melakukan produksi baterai listrik. Namun, masih dalam skala kecil. "Kalau dari Pertamina sendiri kita kemarin kerjasama dengan UNS itu kembangkan baterai yang ramah lingkungan dan lebih bisa diproduksi di dalam negeri," katanya.
"Masih dalam tahap untuk sepeda motor dan jumlahnya cukup ekonomis kalau dibandingkan dengan harga BBM," imbuhnya.
Pertamina, kata dia, akan terus mendorong pengembangan riset baterai, khususnya untuk mobil listrik. Sebab, dia yakin pertumbuhan mobil listrik di Indonesia bakal lebih moncer, jika didukung oleh ketersediaan industri baterai di dalam negeri.
"Jadi kembali lagi ya, melakukan riset untuk baterai (mobil listrik), tapi dalam pikiran kami pertumbuhan kendaraan listrik akan eksponensial. Jadi begitu ditemukan, langsung banyak. Jadi bukan grafik biasa," tegasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya