Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gandeng Kementan, Kemendag perketat impor bawang putih

Gandeng Kementan, Kemendag perketat impor bawang putih Mendag Enggartiasto di Malang. ©2017 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui saat ini pihaknya tidak memiliki data impor bawang putih yang masuk ke pasar tradisional. Selama ini bawang putih impor secara bebas masuk RI. Maka dari itu pihaknya akan mengeluarkan aturan terkait tata niaga bawang putih.

"Kebijakan yang dulu diperdagangkan secara bebas, sekarang ini kita akan atur tata niaganya," kata Menteri Enggartiasto di Kantornya, Jakarta, Senin (8/5).

Nantinya peta jalan dari tata niaga bawang putih ini akan bersinergi dengan data Kementerian Pertanian. Hal ini dilakukan untuk mengetahui data impor dan importir bawang putih.

"Caranya kita dapat rekomendasi dari Kementan, ketika mereka mengajukan impor, lalu data masuk ke Kemendag, begitu barang masuk ke pelabuhan, diperiksa, kecuali ada hal-hal membahayakan. Jadi, itulah tata niaga yang akan segera kita keluarkan baik dari mentan dan mendag," jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya, kebutuhan bawang putih di Tanah Air selama satu tahun sekitar 400.000 sampai 480.000 ton. Selain itu, mahalnya harga bawang putih seperti saat ini karena banyak pedagang yang menahan stok bawang putih.

"Banyak alasannya karena dia tidak pernah jujur, menahan. Yang pasti di pedagang itu sekarang ada (bawang putih), hanya harganya mahal."

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP