Gabung pasar bebas AS, nilai perdagangan RI bisa tambah Rp 38 T
Merdeka.com - Rencana Indonesia bergabung dengan Trans-Pasific Partnership (TPP) atau pasar bebas Amerika Serikat (AS) masih dalam pembahasan. Sejumlah keuntungan dan kerugian menjadi pertimbangan pemerintah sebelum diputuskan.
Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP), Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti mengatakan, jika Indonesia mengikuti atau bergabung dengan perjanjian TPP maka akan mendapatkan tambahan nilai perdagangan sebesar USD 2,9 miliar atau sekitar Rp 38 triliun.
"Kalau Indonesia tidak ikut perjanjian TPP justru Indonesia akan kehilangan 306 juta pasar karena pengalihan," ucap Tjahya dalam Diskusi Publik TPP 'Manfaat atau Ancaman?' di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (7/9).
Menurutnya, dengan bergabung TPP, Indonesia akan lebih mudah membuka pasar baru di Amerika Latin, Chili, dan Peru. Hasil TPP pun akan menimbulkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
"Memang awalnya jika Indonesia ikut TPP neraca ekonomi belum stabil, namun jika sudah dijalani maka akan timbul stabilisasi," ungkap Tjahya.
Selain itu, Trans Pacific Partnership (TPP) juga disebut akan berdampak baik pada pelaku ekonomi kecil menengah.
"Justru kalau ikut perjanjian TPP, UMKM di Indonesia akan mendapatkan peluang mendapatkan barang yang high quality."
Seperti diketahui, sejak 2013, pemerintah sudah terikat oleh tujuh skema kesepakatan perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) yang melibatkan lebih 16 negara.
Sementara, terkait TPP, penawaran dari Amerika Serikat baru datang sejak tahun lalu.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya