Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Freeport terancam tak bisa ekspor konsentrat awal Februari

Freeport terancam tak bisa ekspor konsentrat awal Februari PT Freeport. ©Reuters

Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sampai saat ini belum menerima jawaban PT Freeport Indonesia terkait penempatan dana jaminan kesungguhan pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter di Gresik, Jawa Timur. Alhasil Freeport terancam tidak bisa melakukan ekspor konsentrat pasca 28 Januari 2016.

Dirjen Mineral dan Batubara, Bambang Gatot mengatakan, meskipun besok batas akhir izin ekspor, namun sampai saat ini Freeport belum memberikan respons terkait dua syarat yang telah diajukan pada pekan lalu.

"Iya mau besok, mau kapan, kalau belum ada tanggapan, ya enggak kita kasih," tegas Bambang di Jakarta, Rabu (27/1).

Bambang menegaskan bahwa besaran setoran uang jaminan kesungguhan smelter sebesar USD 530 juta sudah menjadi keharusan. "Kalau mereka (Freeport) nggak mau setor, ya kita nggak perpanjang," tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah meminta Freeport Indonesia menyetor uang jaminan sebesar USD 530 juta. Ini sebagai satu dari dua syarat harus dipenuhi perusahaan tambang itu jika ingin mendapatkan izin perpanjangan ekspor konsentrat. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP