Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Freeport hentikan produksi, target tahunan dipastikan meleset

Freeport hentikan produksi, target tahunan dipastikan meleset PT Freeport. REUTERS/Muhammad Yamin

Merdeka.com - PT Freeport Indonesia saat ini memilih fokus menangani kecelakaan kerja di pusat pelatihan Big Gosan, Tembagapura, Papua, sehingga proses produksi seluruh tambang berhenti. Presiden Direktur Freeport Indonesia Rozik B. Soetjipto mengaku target produksi mereka tahun ini dipastikan meleset.

Perusahaan yang berpusat di Kota Phoenix, Amerika Serikat itu menargetkan tambang di Indonesia bisa menghasilkan 1,3 juta ton emas dan perak tahun ini.

"Produksi normal kami 220.000 ton per hari biji yang kita olah, kami belum memikirkan kapan produksi kembali, karena fokus pada penyelesaian masalah ini," ujarnya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (22/5).

Rozik memaparkan, dari total produksi tersebut, 140.000 ton emas dan perak dihasilkan dari tambang terbuka, sementara 80.000 ton berasal dari tambang bawah tanah.

"Dari jumlah itu anda bisa mengira-ira berapa kerugian kami per hari, semua tambang berhenti beroperasi," kata Rozik di hadapan wartawan.

Direksi Freeport Indonesia menunggu hasil kajian tim investigasi independen yang dibentuk Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM. Rozik memastikan jika penyebab longsor yang membuat 28 pekerja tewas itu sudah diketahui, baru pihaknya berani memulai lagi aktivitas penambangan.

"Kami lakukan pengecekan ulang khususnya soal keselamatan kerja di tambang bawah tanah, dan pemeliharaan. Jangan sampai tambang terbengkalai sehingga menimbulkan masalah keselamatan kerja di masa depan," paparnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP