Flu burung merebak, Kementan minta masyarakat waspada
Merdeka.com - Pemerintah mengklaim telah bertidak cepat dalam mengatasi kasus flu burung di Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaannya.
"Ini kan sudah kejadian berkali-kali, jadi tim reaksi cepat sudah di sana dan kejadiannya sendiri menurut tim kami muncul 15 dan 16 maret lapor, kemudian 17 maret kami tangani dan sudah dimusnahkan untuk unggas yang teridentifikasi," ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Muladno, Jakarta, Senin (21/3).
Menurutnya, musim hujan membuat unggas rentan terkena flu burung. Atas dasar itu, Kementan sudah mengedarkan surat ke instansi pemerintah untuk melakukan sosialisasi penanganan flu burung.
"Supaya kita berperilaku bersih karena ada penyakit biasanya rentan, itu sudah kami lakukan dan sudah pasti langkah-langkah telah kami urus lebih cepat. pengalaman kita sudah bertahun-tahun menangani flu burung dan stop sampai disitulah," katanya.
Muladno melanjutkan, seluruh wilayah di Tanah Air berpotensi terkena virus juga dikenal dengan nama Avian Influenza tersebut. Termasuk, unggas yang ada di peternakan.
"Ayam-ayam industri biasanya nggak, pemerintah sudah menerbitkan sertifikat untuk departemen. sehingga kalau udah ada sertifikat itu sudah aman itu yang harus dijaga."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya