Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

FKSSK berkumpul lakukan simulasi atasi krisis ekonomi

FKSSK berkumpul lakukan simulasi atasi krisis ekonomi Chatib Basri. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pejabat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) mendadak berkumpul di Kementerian Keuangan sejak pukul 14.00 WIB, Rabu (20/11).

Selain Menteri Keuangan, Chatib Basri, ikut serta pula Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Heru Budiargo. Semua pimpinan lembaga itu lengkap didampingi deputi masing-masing.

Sesuai pertemuan, Chatib menyatakan bahwa rapat ini merupakan simulasi rutin dengan skenario Indonesia mendadak dihantam krisis keuangan (fire drill simulation).

"Mulai 3 hari lalu, kita lakukan simulasi penuh, kalau terjadi tekanan di pasar keuangan, implikasinya apa. Kita lihat secara keseluruhan, jadi dampak di pasar keuangan, sektor riil, yang dilakukan dari kecil sampai dampak yang seram," kata Chatib usai pertemuan.

Dalam melakukan simulasi yang sudah berjalan sejak 3 hari lalu ini, FKSSK mendapat bantuan dari Toronto Center. Lembaga studi keuangan asal Kanada itu menjadi tim penguji para pengambil kebijakan Indonesia di masa krisis.

Chatib tidak menampik bahwa salah satu skenario yang dibahas adalah dampak Bank Sentral Amerika Serikat menghentikan stimulus keuangan (tappering-off) terhadap stabilitas keuangan Indonesia.

"Tadi yang ditanyakan, kalau misalnya ada sesuatu yang berkaitan dengan tappering off yang menimbulkan tekanan di nilai tukar, bagaimana meresponnya," ungkapnya.

Ditemui terpisah, Agus Martowardojo menyatakan problem yang jadi materi simulasi FKSSK menyeluruh. Melibatkan keputusan level teknis, deputi, sampai harus melibatkan menteri maupun ketua lembaga. Termasuk di dalamnya, kebijakan ekonomi meredam krisis itu harus memikirkan soal dampak hukum.

"Kita harus bisa memutuskan dalam jangka waktu tertentu, termasuk mengulas kelengkapan aturan, undang-undang dan kewenangan," kata Agus.

Dengan simulasi ini, Chatib mengelak bahwa pemerintah dan lembaga keuangan menghindarkan diri agar tak terjadi kasus Bank Century jilid II. Mantan kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu menganggap pertimbangan hukum dalam pengambilan keputusan sudah merupakan kewajiban.

"Kita harus prepare mengenai semuanya, yang penting adalah kita waspada saja," tandasnya.

Simulasi ini direncanakan rutin dilakukan setiap tahun. Latihan ini termasuk dalam perjanjian protokol manajemen krisis yang ditandatangani setiap anggota FKSSK. Tak cuma berbagi respon atas kebijakan, baik kemenkeu, BI, OJK, dan LPS, wajib bertukar data ketika kondisi keuangan sedang dalam status darurat. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP