Fitch pertahankan peringkat utang Indonesia
Merdeka.com - Lembaga Pemeringkat Fitch Ratings melakukan afirmasi peringkat utang (Sovereign Credit Rating) Indonesia di level BBB-/stable. Lembaga pemeringkat ini mempertahankan rating surat utang Indonesia.
Faktor kunci yang mendukung keputusan tersebut adalah pertumbuhan ekonomi yang relatif masih tinggi dan resilient terhadap kondisi global yang sedang menurun. Prospek ekonomi Indonesia dipandang positif dan masih cerah.
Selain itu, tingkat investasi yang tinggi, rasio utang publik yang rendah dengan kecenderungan tren menurun, serta kerangka kebijakan makroekonomi yang kuat, turut mendukung pencapaian peringkat utang tersebut.
Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan, afirmasi peringkat dari Fitch secara tidak langsung kembali memberikan pengakuan atas stabilitas ekonomi Indonesia dengan prospek pertumbuhan tertinggi di tengah kondisi penurunan ekonomi global.
"Kekuatan fundamental makroekonomi sebagaimana dicatat oleh Fitch Ratings akan menjadi modal kuat guna mencapai pertumbuhan yang sustain dan pencapaian yang lebih baik lagi," kata Darmin dalam berita tertulis yang diterima merdeka.com, Jumat (23/11).
Menurut analis utama Fitch Philips McNicholas, ada beberapa hal yang masih menjadi perhatian yaitu external finances dan fiscal revenue yang masih berada di bawah median negara-negara BBB.
Selain itu, pangsa foreign currency-denominated debt yang masih relatif tinggi, memberikan risiko atas fluktuasi nilai tukar, serta pendapatan perkapita yang relatif rendah, ketertinggalan infrastruktur, dan korupsi juga masih menjadi kendala. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya