Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fakta anyar soal anjloknya peringkat kemudahan berusaha DKI Jakarta

Fakta anyar soal anjloknya peringkat kemudahan berusaha DKI Jakarta investasi. shutterstock

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berkunjung ke Dubai, Uni Emirat Arab beberapa waktu lalu guna mempromosikan DKI Jakarta kepada para investor di sana.

Dia memastikan pihaknya akan mempermudah semua bentuk perizinan yang diperlukan untuk berinvestasi dan membuka bisnis di Jakarta. Sehingga diharapkan adanya perluasan lapangan pekerjaan yang berdampak langsung bagi pengentasan pengangguran dan kemiskinan.

"Saya mau dalam lima tahun ke depan itu investasi Rp 1.000 triliun masuk ke Jakarta. Investasi sebesar itu diharapkan bisa langsung menciptakan lapangan pekerjaan padat karya bagi masyarakat Ibu Kota," kata Sandi.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta memiliki banyak pekerjaan rumah untuk mewujudkan hal tersebut. Fakta lapangan menunjukkan banyak hal yang mampu menghambat target tersebut.

Berdasarkan Asia Competitiveness Institute (ACI) tahun 2017 merilis DKI Jakarta menduduki peringkat keempat dalam Indeks Ease of Doing Business atau indeks kemudahan berusaha.

Peringkat ini anjlok dua peringkat dibanding dua tahun sebelumnya yang menempati peringkat kedua. Posisi Jakarta digeser oleh Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa tengah yang masing-masing menduduki posisi pertama, kedua dan ketiga.

Bagaimana ulasannya, klik selanjutnya. (mdk/azz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP