Faisal Basri puas rekomendasi tim reformasi dijalankan pemerintah
Merdeka.com - Kementerian ESDM resmi membubarkan Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Faisal Basril selaku ketua tim mengaku puas sejumlah rekomendasi dikeluarkan pihaknya dijalankan pemerintah.
"Yang dilakukan pemerintah itu melebihi ekspektasi kami," kata Faisal di Jakarta, Rabu (13/5).
Dia berharap pemerintah bisa menggunakan rekomendasi timnya sebagai dasar untuk membuat regulasi di sektor migas.
"Agar tidak mudah bagi pemburu rente untuk masuk," ungkapnya.
Adapun sejumlah rekomendasi dilaksanakan pemerintah adalah pembubaran Pertamina Energy Trading Ltd (Petral). Berikut dua anak usahanya, Pertamina Energy Services Pte. Ltd. (PES) di Singapura dan Zambesi Investments Limited (Zambesi) di Hongkong
"Yang dibubarkan itu bukan hanya Petral, tapi juga PES dan zambesi," tambahnya.
Di sisi lain, Faisal menyadari, pemerintah belum bisa sepenuhnya menjalankan rekomendasi penghapusan premium.
"Kami bisa lihat sekarang ada Pertalite," ungkapnya. "Kalau tim ini dibentuk untuk basa basi, barangkali kami nggak puas." (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya