Faisal Basri: Jangan mimpi cari investasi baru, pertahankan sudah ada saja gak jalan
Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK tengah gencar mendorong penerapan sistem Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Sistem ini diyakini dapat memudahkan investasi dan menumbuhkan industri baru di dalam negeri.
Ekonom, Faisal Basri justru mengatakan bahwa usaha tersebut tidak akan memberikan dampak bagi pertumbuhan industri. Sebaliknya, dia meminta pemerintah untuk menciptakan iklim industri yang baik agar yang sudah ada tidak kabur.
"Pemerintah mendorong izin usaha bahkan mendorong perizinan satu atap percayalah itu akan sia-sia. Pemerintah harus mendorong pemanfaatan industri yang ada sekarang. Jangan ada yang kabur," ungkapnya dalam diskusi di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (19/9).
Sebab, menurut dia jika pemerintah tidak dapat memberikan kenyamanan berusaha bagi pelaku industri yang sekarang ada, maka upaya peningkatan industri dalam negeri akan tetap terhambat.
"Jangan mimpi dulu ada yang baru. Pertahankan yang ada saja nggak jalan," katanya.
Salah satu upaya untuk melindungi industri yang sudah ada dapat dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan yang tidak memberatkan pelaku industri.
"Contohnya gula rafinasi itu berpotensi mengganggu 34,4 persen industri mamin (makan minum). Industri ini sumbangannya dahsyat untuk industri manufaktur non migas, tiba tiba dia harus beli gula dengan lelang. Di-charge Rp 85.000 per ton untuk setiap kali transaksi," ujarnya menyebut satu contoh.
Oleh karena itu, pemerintah menurut Faisal tak perlu terlalu getol mendorong lahirnya investasi baru, bila perlindungan kepada pelaku usaha yang telah ada sekarang masih belum baik.
"Jadi bagaimana negara mengharapkan ayam ya bertelur terus kalau ayamnya stres," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya