Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fadli Zon sebut divestasi 51 persen saham Freeport hanya pencitraan

Fadli Zon sebut divestasi 51 persen saham Freeport hanya pencitraan Fadli Zon. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - PT Inalum (Persero) telah menandatangani Sales & Purchase Agreement (SPA) dengan PT Freeport-McMoRan Inc dan PT Rio Tinto Indonesia. Dengan demikian jumlah saham PTFI yang dimiliki INALUM akan meningkat dari 9,36 persen menjadi 51,23 persen.

Berbeda dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang bangga dengan penandatanganan ini, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menuding akuisisi saham Freeport cuma pencitraan pemerintah.

"Ini pencitraan saja seolah-olah ada kedaulatan Freeport, lihat saja nanti," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Jumat (28/9).

Dia pun mengungkit kembali janji Presiden Joko Widodo untuk membeli kembali Indosat dan membuat Pertamina bisa mengalahkan Petronas.

"Coba indosat yang katanya mau dibeli itu ke mana coba. Mana yang mau bikin pertamina lebih hebat dari petronas. Jadi jangan ini dijual Indosat seolah lupa amnesia," imbuhnya.

Waketum Gerindra itu menyebut kalau pemerintah mau menunggu tahun 2019, tidak perlu keluar uang untuk mengambil saham Freeport. Dia heran pemerintah mau-maunya membeli apa yang milik sendiri.

"Jadi enggak perlu keluar uang. Sekarang kita keluar uang. Kok kita beli apa yang sebenarnya punya kita. Masak kita beli barang kita sendiri," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kesepakatan ini membuat kontribusi PT Freeport Indonesia pada negara akan lebih besar. Di sisi lain, Freeport akan mendapat kepastian usaha. Diantaranya mengenai kewajiban perpajakan dan kewajiban bukan pajak baik di tingkat pusat dan daerah yang menjadi kewajiban PTFI.

"Dengan selesainya proses divestasi saham PTFI dan peralihan Kontrak Karya (KK) menjadi IUPK, maka dapat dipastikan bahwa PTFI akan memberikan kontribusi penerimaan negara yang secara agregat lebih besar dibandingkan pada saat KK berlaku," kata dia saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (27/9).

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP