ESDM: Total EP masih 'galau' ambil 30 persen saham Blok Mahakam
Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku Total EP Internasional belum memutuskan pemberian 30 persen saham di Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Saat ini, Total masih mengkaji penawaran saham yang diajukan PT Pertamina (Persero) pasca berakhirnya kontrak pada 2017.
Nantinya selepas berakhirnya kontrak, Blok Mahakam akan jatuh ke tangan Pertamina selaku pemegang saham mayoritas. Pertamina sendiri memberikan penawaran kepada Total dan Inpex Corporation jika memang masih ingin bergabung, maka porsi saham yang diberikan adalah 30 persen untuk kedua perusahaan tersebut. Artinya, masing-masing akan mendapatkan porsi saham 15 persen di Blok Mahakam.
"Berkaitan dengan hak atau minority interest yang diberikan kepada mereka (di Blok Mahakam) yang sebesar 30 persen dibagi dua bersama dengan Inpex, mereka mengatakan akan tetap mengkaji komersial aspeknya," ujar dia di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (12/4).
Menurut dia, jika setelah dikaji aspek komersialnya tidak memungkinkan untuk bergabung, maka mereka akan memutuskan untuk tidak ikut dalam pengelolaan Blok Mahakam.
"Mereka mengatakan Pertamina menjadi operator baru dan melakukannya dengan baik. Tanpa dikaitkan dengan apakah mereka masuk dalam interest atau tidak. Menurut kami itu sesuatu yang baik," jelas dia.
Kendati demikian, bergabung atau tidaknya Total dan Inpex dalam pengelolaan Blok Mahakam, mereka tetap berkomitmen dan menjamin masa transisi berjalan dengan lancar sesuai kewajiban. Bahkan, Total juga akan memberikan data secara benar terkait sumber daya manusia (SDM) yang ada di proyek tersebut.
"Jadi seperti sumber daya manusia, data akan diberikan secara penuh. Bahkan mereka memberi kemungkinan apabila servis yang diberikan kantor pusat selama ini di Perancis akan tetap diberikan dengan syarat-syarat yang disepakati Pertamina," pungkas Sudirman. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya