ESDM: Sesuai RUPTL, PLN harus utamakan listrik di desa
Merdeka.com - Direktur Jendral (Dirjen) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman menyebut bahwa PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang gencar membangun kelistrikan di daerah pedesaan. Pembangunan pembangkit listrik untuk di desa-desa akan diserahkan kepada pihak swasta
"Saat ini PLN mengutamakan listrik yang ada di desa-desa, transmisi juga. Pembangkitnya akan dikasihkan ke swasta," kata Jarman kepada awak media di Kementeian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (18/7).
Dalam pembelian listrik dari swasta, bila tidak ada kecocokan harga maka PLN dipersilakan mencari alternatif pembangkit yang lain.
"Kan sudah jelas arahannya, kalau PLN mau cari pembangkit lain ya silakan saja, tapi harus melakukan sesuai dengan hasil keputusan yang sesuai di pembahasan RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) PLN, yaitu pertama harus investasi di desa, kedua transmisi, ketiga penguatan GI," papar Jarman.
Hingga saat ini, direktorat jendral ketenagalistrikan sedang merencanakan alokasi subsidi sesuai dengan arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Kita ikutin komisi VII, ini kan baru rencana alokasi subsidi, realisasinya berdasarkan BPK. Nanti subsidi itu dihitung berdasarkan hasil audit BPK. Hasil audit BPK nanti di akhir tahun 2016, semoga di awal 2017 dapat menghasilkan suatu angka, ya itu nanti yang akan kita pakai," tutup Jarman.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya