ESDM: Sepanjang Freeport taat kami berikan hak mereka
Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral telah memberikan rekomendasi izin ekspor sebanyak 775 ribu ton konsentrat tembaga kepada PT Freeport Indonesia untuk enam bulan ke depan.
Menteri ESDM Sudirman Said beralasan pihaknya memiliki prosedur dalam memberikan rekomendasi izin ekspor. Dengan demikian, pemerintah tak bisa semena-mena memainkan perizinan.
"Sebetulnya izin ekspor itu kan tidak mirip keran, lalu dibuka lagi kan. Ini sesuatu yang asumsinya bagi kedua belah pihak akan jalan terus," jelasnya di Jakarta, Selasa (28/7).
Menurutnya, pemberian izin ekspor tersebut bakal berpengaruh positif terhadap penerimaan negara. Di sisi lain, pemberian izin juga bakal memuluskan langkah pemerintah mengubah status kontrak karya Freeport menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK).
"Positif dong. Sebetulnya investor yang dibutuhkan apa. Kan kepastian mengenai perizinan. Sudah kita berikan, dan pemerintah butuh apa dari mereka? Butuh ketaatan," katanya. "Sepanjang mereka mentaati, kami berikan apa yang menjadi hak mereka."
Terlepas dari itu, Sudirman mengatakan sektor energi Indonesia masih diminati Inggris. Itu diketahui setelah Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron, kemarin.
"Energi jadi fokus. Jadi David tunjukan komitmen untuk terus berinvestasi di bidang energi," jelasnya.
Selain itu, Jokowi juga mengharapkan Inggris berinvestasi infrastruktur.
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya