ESDM sebut pembangunan smelter Freeport di Gresik baru 2,43 persen
Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan pembangunan smelter yang dikerjakan oleh PT Freeport Indonesia di wilayah Gresik, Jawa Timur baru mencapai 2,43 persen.
"Kalau sampai Febuari 2,43 persen. Target di Agustus tambah 2,75 persen. Kan per enam bulan," kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral, Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Susigit di Kantornya, Jakarta, Rabu (3/7).
Bambang mengatakan, secara total target yang dicanangkan hingga Agustus yakni mencapai 5,18 persen. Namun apabila target tersebut tidak tercapai makan izin ekspor anak usaha Freeport McMoran tersebut akan dihentikan.
"(Kalau tidak sampai target?) Ya ekspornya mandek, jadi ini harus dikerjakan, lokasinya di Gersik," imbuhnya.
Sebelumnya, PT Freeport Indonesia (PTFI) menegaskan bahwa pembangunan smelter atau fasilitas pengolahan dan pemurnian konsentrat di Gresik, Jawa Timur sedang berjalan. Perusahaan telah menggelontorkan USD 103 juta untuk membangun smelter tersebut.
Executive Vice President Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan perusahaan telah mengucurkan USD 103 juta untuk pembangunan smelter tersebut hingga April 2018. Dengan asumsi kurs Rp 14.205 per dolar AS (JISDOR), maka nilai investasi tersebut sekitar Rp 1,46 triliun.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya