Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ESDM Resmikan 9 Titik Sumur Bor untuk 24.000 Warga Cirebon dan Indramayu

ESDM Resmikan 9 Titik Sumur Bor untuk 24.000 Warga Cirebon dan Indramayu ESDM, Ignasius Jonan. Fikri Faqih©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi Kementerian ESDM meresmikan 9 titik sumur bor di Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu. Kehadiran sumur bor tersebut diharapkan mampu melayani kebutuhan air bersih bagi lebih dari 24 ribu warga sekitar.

"Air merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, baik untuk konsumsi dan kebutuhan hidup lainnya. Namun demikian tidak dapat dipungkiri, masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang masih mengalami kesulitan air bersih, baik karena kondisi alam, maupun karena terbatasnya kemampuan pendanaan masyarakat untuk memperoleh air," ungkap Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Yunus Saefulhak melalui keterangan resminya, Kamis (31/1).

Yunus mengatakan, salah satu tugas fungsi Badan Geologi Kementerian ESDM di bidang air tanah adalah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dengan berupaya menyediakan sarana air bersih. Caranya melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air, yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Sampai akhir tahun 2018, Badan Geologi Kementerian ESDM telah berhasil membangun sebanyak 2.288 unit sumur bor tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan total kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 144,4 juta m3/tahun, yang dapat melayani sebanyak kurang lebih 6,6 juta jiwa. Sumur bor tersebut tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten.

Untuk di Kabupaten Cirebon sendiri telah berhasil dibangun sebanyak 19 unit sumur bor dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 1,09 juta m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk sebanyak 49,896 ribu jiwa penduduk.

Sementara di Kabupaten Indramayu telah berhasil dibangun sebanyak 13 unit sumur bor dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 0,81 juta m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk sebanyak 37.296 ribu jiwa penduduk.

"Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam ini dirasakan efektif dan berhasil membantu mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di daerah sulit air," kata Yunus.

Dengan demikian, fokus ESDM ke depan adalah terus berupaya meningkatkan anggaran untuk program penyediaan air bersih. Sehingga ar dapat dibangun lebih banyak sumur bor dalam di seluruh wilayah Indonesia yang masih kesulitan air bersih.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP