ESDM mengaku sudah tahu rencana pengambilalihan Newmont 4 bulan lalu
Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku sudah mengetahui rencana pengambilalihan raksasa tambang asal Amerika Serikat, PT Newmont Nusa Tenggara (NTT), oleh pemilik Medco Energi Arifin Panigoro.
Kedua belah pihak, menurutnya, sudah memberitahukan rencana ini sejak empat bulan lalu. Namun, dirinya tidak mengetahui berapa persisnya besaran saham yang akan dibeli oleh Arifin Panigoro.
"Tiga atau empat bulan lalu, baik Newmont maupun pemegang saham baru sudah berkomunikasi dengan ESDM. Kan mereka memang harus berkomunikasi," jelas dia di Jakarta, Jumat (27/11).
Menteri Sudirman menegaskan, bahwa pengambilalihan saham ini sifatnya business to business (B to B) yakni antara pihak Newmont dan pihak Arifin. "Kalau seluruh aspek regulasi dipenuhi ya kita tidak boleh ikut campur," ujarnya.
Namun, pemerintah tidak tahu secara detail melalui perusahaan mana pembelian akan dilakukan.
Sebelumnya, Arifin Panigoro, berniat menjadi pemilik Newmont Nusa Tenggara (NNT). Arifin ingin membeli 76 persen kepemilikan saham Newmont.
Adapun dana yang disiapkan untuk membeli saham mencapai USD 2,2 miliar atau setara Rp 30,1 triliun. Arifin berharap proses negosiasi bakal rampung sebelum akhir tahun.
"Saya lapor, karena Menko Rizal Ramli, menko yang membawahi pertambangan. Kita niat sudah ada pembicaraan dengan penjual, dengan Newmont, bahwa kita akan segera masuk," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya