Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ESDM Konversi 1.000 Motor BBM Pemerintahan dan BUMN ke Listrik Tahun ini

ESDM Konversi 1.000 Motor BBM Pemerintahan dan BUMN ke Listrik Tahun ini Kendaraan listrik di Jakarta. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan konversi 1.000 unit sepeda motor berbahan bakar minyak ke listrik tahun ini. Perluasan program kendaraan listrik ini akan diutamakan untuk kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan, program konversi sepeda motor BBM menjadi sepeda motor listrik ini adalah implementasi Perpres Nomor 55/2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

"Tahun ini kita konversi 1000 motor listrik. Tahun lalu sekitar 100 motor listrik," kata Ego dalam diskusi Indonesia Economic Outlook, Jakarta, Rabu (26/1).

Dalam mendukung ekosistem KBLBB nasional, pemerintah telah membangun 267 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 224 lokasi dan 266 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) 265 lokasi pada 2021.

"Ini (SPKLU) tersebar di Jakarta, Tangerang dan Bandung. Kalau SPBKLU tersebar di Jakarta dan Tangerang," kata Ego.

Program konversi ini dapat mengembangkan industri untuk pembuatan baterai, sekaligus menggerakkan sektor UMKM melalui bengkel-bengkel untuk melakukan konversinya. Penguatan ekosistem KBLBB juga merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Indonesia Target 15 Juta Motor dan Mobil Listrik Mengaspal di 2030

15 juta motor dan mobil listrik mengaspal di 2030Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pemerintah Jokowi terus berupaya meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan untuk mengatasi persoalan lingkungan. Salah satunya dengan mengembangkan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah menargetkan 2 juta mobil kendaraan listrik siap mengaspal pada 2030 mendatang. Sedangkan, untuk sepeda motor listrik diproyeksikan mencapai 13 juta unit.

"Proyeksi kendaraan baterai listriknya seperti apa? Kita menargetkan 2 juta mobil (listrik) di 2030, dengan 13 juta sepeda motor listrik," terangnya dalam acara diskusi panel virtual, Kamis (20/5).

Kendati demikian, Dadan mengakui dibutuhkan pasokan listrik yang besar untuk mendukung ambisi tersebut. Yakni mencapai 113 juta kwh baterai listrik.

"Jadi, yang dibutuhkan 113 juta kwh kapasitas baterai. Tapi kalau ini basisnya lithium kita membutuhkan 758 ribu ton lithium. Ini adalah untuk kebutuhan baterai mobil listrik dan motor sepeda motor listrik berdasarkan grand strategi energi nasional," tekannya.

Maka dari itu, pemerintah terus mematangkan sejumlah regulasi untuk mendukung percepatan pembangunan pabrik dan produksi baterai listrik di dalam negeri. Dengan terbentuknya payung hukum yang ada diharapkan mampu menarik minat investor.

"Beberapa regulasi sudah terus siapkan yang kaitannya baterai, seperti Permen ESDM terkait harga penjualan mineral logam, Permen pengendalian ekspor nikel, termasuk batasan minimum pengolahan dan pemurnian nikel. Sehingga, ini dimaksudkan untuk mendorong terciptanya ekosistem untuk produksi baterai di dalam negeri," tukasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP