ESDM gratiskan biaya akses data lelang Wilayah Kerja Migas
Merdeka.com - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) membebaskan biaya akses data, bagi peserta lelang Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi (WK Migas). Gagasan baru ini bertujuan untuk meningkatkan atau menggenjot investasi migas.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan, pembebasan biaya akses data WK atau blog migas yang dilelang membuat calon investor lebih leluasa dalam mengikuti lelang.
"Iya. Biar banyak yang nge-bid. Dan data-data kita banyak yang eval dan interpretasi," kata Djoko, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/11).
Gagasan tersebut tidak murni cuma-cuma, sebab biaya akses data blok migas yang dilelang pemenang lelang blok migas akan dibebankan ke pemenang lelang blok migas. "Yang menang bayar. Nggak menang kasihan kalau bayar," tuturnya.
Sebelumnya, perserta lelang yang sudah mengambil dokumen lelang diharuskan membayar untuk melakukan akses paket data migas di wilayah kerja tersebut. Biaya yang dikenakan bervariasi antar wilayah kerja tergantung ketersediaan datanya, selama ini biayanya maksimal sekitar USD 80.000. Dengan kebijakan baru ini, biaya tersebut dibebaskan atau nol rupiah.
Sebagai informasi, Paket Data dalam Penawaran wk migas adalah sekumpulan data yang disusun untuk mengevaluasi potensi migas pada suatu wk yang ditawarkan.
Paket Data disusun oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Unit Kementerian ESDM terkait berdasar kaidah keteknikan.
Tujuan Paket Data adalah membantu para peserta lelang dalam melaksanakan evaluasi teknis potensi migas dari WK yang ditawarkan dengan standar data yang sama. Selama ini para peserta lelang memanfaatkan paket data dengan terlebih dahulu melakukan transaksi akses dengan jumlah nominal tertentu sesuai volume Paket Data yang ditetapkan.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya