ESDM Catat Program B20 Hemat Devisa Rp 28,4 Triliun di 2018
Merdeka.com - Program B20 yang sudah diluncurkan pemerintah mulai membuahkan hasil. Meski pelaksanaannya masih belum optimal, namun hingga akhir 2018, program itu mampu menghemat devisa sebesar Rp 28,4 triliun.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana, menjelaskan penghematan ini diperoleh dari anggaran yang biasanya untuk membeli minyak mentah ke luar negeri kali ini bisa disubstitusi dengan pencairan minyak sawit (fame).
"Dari realisasi penyerapan yang sudah dilakukan, hingga 2018 itu kami perkirakan nilainya mampu menghemat Rp 28,4 triliun. Itu besar sekali," kata Rida di Kantornya, Jakarta, Selasa (8/1).
Penggunaan B20 ini, dikatakan Rida, masuk dalam angka realisasi kinerja instansinya, khususnya dalam hal produksi bahan bakar nabati. Sepanjang 2018, produksi bahan bakar nabati mencapai 6 juta Kilo Liter (KL).
Angka ini naik hampir dua kali lipat jika dibandingkan realisasi pada 2017 yang hanya 3,4 juta KL. Bahkan, pencapaian ini juga melebihi target yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu 5,7 juta KL.
"Jadi boleh dikatakan penerapan B20 sudah berjalan lebih baik seperti yang kita harapkan bersama," pungkas Rida.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya