ESDM beberkan tantangan PLN sebagai produsen listrik di era teknologi tinggi
Merdeka.com - Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andi Noorsaman Sommeng meminta PT PLN (Persero) untuk tidak henti-hentinya melakukan perbaikan atau beradaptasi dalam pelayanan dan strategi bisnis.
Sebab, kemajuan teknologi tak bisa dibendung lagi dan termasuk di sektor ketenagalistrikan.
"Ada yang disebut dengan desentralisasi. Artinya tidak lagi bisa bedakan antara produsen dan konsumen. Dulu produsen listrik PLN, ke depan kemungkinan di rumah tangga bisa menghasilkan listrik," ungkapnya dalam Seminar Nasional bertema "Energi Baru dan Terbarukan untuk Ketahanan Energi Nasional, di Jakarta, Kamis (15/3).
Perkembangan dan kemajuan teknologi akhirnya menyediakan cukup banyak macam pilihan alat yang dapat digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan listriknya.
"Saya pasang Solar PV di rooftop saya, 8 KWp, saya selalu mengirim ke jaringan distribusi PLN sebesar 5-6 KWp per hari artinya mengurangi pembayaran listrik saya," katanya.
Kondisi seperti inilah yang harus segera diantisipasi oleh PLN sebagai produsen agar tetap dapat menjaga penjualan listrik.
"Memang akan kurangi penjualan PLN. Itu tantangan bagaimana meningkatkan penjualan ke depan. Dengan bisnis model yang tentunya zaman now, kekinian gitu. PLN model bisnis harus berubah," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya