Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ESDM bakal gandeng Pemda, wajibkan kendaraan dinas pakai gas

ESDM bakal gandeng Pemda, wajibkan kendaraan dinas pakai gas SPBG Gunung Putri. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus berupaya memercepat pemanfaatan bahan bakar gas (BBS) pada kendaraan. Salah satu caranya, mewajibkan kendaraan dinas menggunakan bahan bakar ramah lingkungan tersebut.

"Kami mewajibkan kendaraan dinas yang ada di industri migas. Kami juga akan bekerja sama dengan pemda untuk kendaraan dinasnya menggunakan gas, dimana pemerintah pusat memberikan bantuan converter kit untuk kendaraan umum dan gas. Kami harap daerah juga berikan bantuan converter kit ini," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja, Jakarta, Selasa (25/4).

Saat ini, kata Wiratmaja, gas baru dimanfaatkan oleh transportasi umum. semisal, bajaj, dan transjakarta.

"Kami berharap kendaraan pribadi semakin banyak yang menggunakan gas. Sehinga udara di kota besar seperti Jakara, Surabaya, jadi lebih bersih," katanya.

"Disisi lain kami dorong produsen mobil segera dengan adanya dispenser gas di berbagai tempat bisa segera memproduksi mobil yang menggunakan gas."

Dia menyebut sejumlah negara sukses menggiring penduduknya beralih dari bahan bakar minyak ke gas. Diantaranya, Tailand, Iran, Bangladesh, dan China.

"Misalkan jumlah SPBG di Iran itu 200-an, kendaraan yang sudah gunakan gas 4 juta. begitu juga di Thailand, jumlah SPBG 470 dan jumlah kendaraannya sudah hampir 500 ribu," katanya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP