Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ESDM: Ada 2.571 pengaduan sejak pencabutan subsidi listrik

ESDM: Ada 2.571 pengaduan sejak pencabutan subsidi listrik pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Jokowi-JK memberlakukan kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi rumah tangga golongan mampu dengan daya 900 VA mulai 1 Januari 2017. Pemerintah mencabut subsidi untuk golongan ini karena masuk dalam kategori rumah tangga mampu (RTM).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman mengakui, selama tanggal 1 Januari sampai 24 Febuari 2017 terdapat 2.571 pengaduan masyarakat.

"Jadi ada 2.571 pengaduan sejak 1 Januari-24 Febuari, 916 ada di data terpadu yang diproses PLN untuk diconvert jadi pelanggan subsidi. Lalu ada 82 tidak ada di data terpadu, untuk yang tidak ada diserahkan ke Kemensos, sedang diproses 1.567," kata Jarman di kantor Dirjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Jumat (3/3).

Menurutnya ada yang menarik, terdapat 6 pengaduan dari masyarakat pelanggan 900 VA yang meminta agar tidak menjadi pelanggan bersubsidi. "Jadi ada orang dia masuk pelanggan subsidi tapi dia komplain aku orang kaya kok, masa aku disubsidi, nah itu sudah ada budaya malu. Itu wilayahnya ada detail, tapi harus dicari. 6 konsumen komplain enggak mau disubsidi, jadi kita selesaikan juga," tuturnya.

Fakta ini menurut Jarman, menandakan masyarakat sudah memiliki kesadaran yang tinggi untuk tidak lagi menggunakan listrik subsidi.

"Jadi kesadaran masyarakat yang dapat subsidi adalah pelanggan tidak mampu sudah besar. Mestinya orang mampu dapat subsidi dengan data kemarin, sekarang jadi orang kaya kan, kok disubsidi," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP