Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erick Thohir: Tidak Mungkin Pak Sandiaga Uno jadi Dirut BUMN

Erick Thohir: Tidak Mungkin Pak Sandiaga Uno jadi Dirut BUMN Sandiaga Sambangi Kantor Erick Thohir. ©2020 Instagram Erick Thohir

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, kedatangan Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno ke Kantornya bukan untuk menjadi Direktur Utama salah satu BUMN. Dia menegaskan, tak mungkin Sandi menjadi Dirut.

"Ngga, nggak mungkin Pak Sandi jadi Dirut," ujar Menteri Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (7/2).

Erick mengatakan, kedatangan sahabatnya tersebut hanya untuk bersilaturahmi dan membahas beberapa isu. Pertemuan tersebut bukan membahas permintaan Sandi menjadi direksi salah satu BUMN.

"Ya masa tidak boleh silaturahim. (Mau jadi direksi bumn?) Tidak ada ngobrol saja," katanya.

Sandiaga Uno Sambangi Erick Thohir

sambangi erick thohir rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebelumnya, Politikus Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi kantor Kementerian BUMN. Kedatangan Sandi langsung diterima Menteri BUMN Erick Thohir.

Pertemuan itu dibagikan Erik melalui akun instagramnya @erickthohir. Di postingan itu Erick menuliskan 'Tadi bro @sandiuno datang ke kantor. Pertemuan yang bermanfaat. Kami bertukar pikiran dan gagasan mengenai BUMN yang profesional dan transparan. Thanks sudah mampir.'

Dalam postingan itu, Sandiaga terlihat memakai batik lengan pendek berwarna kombinasi ungu-merah-hitam. Sementara Erik memakai batik lengan panjang berwarna coklat-hitam. Keduanya berdiri di sebuah ruangan sambil tersenyum.

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga mengatakan, dalam pertemuan itu Sandiaga banyak memberikan masukan kepada Erick Thohir. Salah satunya penanganan di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan penanganan kasus di Krakatau Steel.

"Penanganan Jiwasraya, juga langkah Pak Erick menangani Krakatau Steel yang bagus itu juga perhatian mereka berdua," kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (6/2).

Arya membantah jika pertemuan tersebut membahas tentang ajakan Erick kepada Sandi untuk mengurus perusahaan plat merah. "Ini isu general saja,' ucap Arya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP