Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Enam bandara yang dikelola Angkasa Pura I merugi

Enam bandara yang dikelola Angkasa Pura I merugi Bandara Adisoemarmo. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sepanjang tahun lalu, dari 13 bandara yang ada di bawah pengelolaan PT. Angkasa Pura I, enam bandara mengalami kerugian. Salah satu penyebabnya, arus lalu lintas penerbangan yang rendah.

"Enam bandara mengalami posisi rugi karena sisi trafic," ujar Dirut PT. AP I, Tommy Soetomo di kantornya, Jakarta, Jumat (2/1).

Enam bandara tersebut antara lain Bandara Biak, Lombok, Kupang, Solo, Ambon, dan Manado. Namun Tommy enggan menyebutkan besaran atau nominal kerugian yang ditanggung masing-masing bandara.

"Itu Lombok yang sulit, mudah-mudahan tahun ke depan bisa baik. Manado kan baru kita buka juga," ucapnya.

Tommy menyebutkan, 13 bandara yang berada di bawah wewenangnya antara lain, Ngurah Rai (Bali), Juanda (Surabaya), Sultan Hasanuddin (Makassar), Sepinggan (Balikpapan), Frans Kaisiepo (Biak), Sam Ratulangi (Manado), Syamsudin Noor (Banjarmasin), Ahmad Yani (Semarang), Adisutjipto (Yogyakarta), Adi Soemarmo (Surakarta), Lombok (Praya), Pattimura (Ambon), serta El Tari (Kupang).

Dari data keuangan non audit, sepanjang tahun lalu Angkasa Pura I memperoleh pendapatan sebesar Rp 3,2 Triliun dengan laba usaha Rp 637 Miliar. Capaian tersebut sesungguhnya masih bisa digenjot lagi. Namun ada kendala yang membuat capaian pendapatan AP I terhambat.

Pihaknya yakin, pendapatan tahun ini akan jauh lebih tinggi dibanding tahun lalu. Salah satunya karena kerja sama kontrak pengelolaan dengan swasta. "Tidak hujan dan angin, target kita lebih besar. Di 2014 bersyukur kontrak-kontrak komersil di Bali, Surabaya dan Sepinggan itu 5 tahun. Kontrak-kontrak bisnis baru seperti itu belum berani ungkap," jelasnya.

Dia menyebutkan, Bandara Bali mendapat kontrak sebesar Rp 3 triliun selama lima tahun, sehingga wajah bandara di Bali akan lebih segar. Begitu pula Bandara Surabaya dan Sepinggan yang bakal dirombak lebih bagus.

"Balikpapan interest masih sedikit. Domestik masih under contraction. 2014 masih konsultasi angka, kira-kira double digit,"tegasnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP