Ekspor produk industri kreatif 2013 tembus Rp 119,7 T
Merdeka.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mencatatkan, nilai ekspor produk industri kreatif sepanjang tahun 2013 mencapai USD 10 miliar atau setara dengan Rp 119,7 triliun. Angka tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 8 persen dibandingkan dengan tahun 2012.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengklaim nilai ekspor industri kreatif dua kali lebih tinggi dibandingkan ekspor nasional. "Paling banyak didominasi oleh fesyen, nomor dua kerajinan," ucap Mari di Jakarta, Kamis (13/2).
Menurut Mari, terdapat pertumbuhan dari sisi produksi untuk beberapa sektor industri kreatif sebesar 6 persen. Pertumbuhan itu terjadi di beberapa sektor seperti fesyen dan kuliner.
"Dari 15 sektor ini, lebih tinggi production side. Itu menarik. Pasar dalam negeri yang akan men-drive konsumsi dari produk industri kreatif," jelasnya.
Sementara untuk tahun ini, Mari menargetkan pertumbuhan ekspor sebesar 6 persen, mencapai USD 10,6 miliar. Angka lebih kecil dari capaian pertumbuhan tahun lalu. Mari belum berani mematok target pertumbuhan ekspor di atas 6 persen lantaran kondisi ekonomi di beberapa negara tujuan ekspor Indonesia belum stabil.
"Kita konservatif, (tumbuh) 6 persen. Kalau bisa maintain 8 persen, itu berarti 8 persen dari USD 10 miliar, itu USD 10,8 miliar. Asia masih was-was. Emerging economic yang pertumbuhannya China, Korea diperkirakan lebih rendah dari sebelumnya. Pun kabar baik Amerika recover. Eropa lebih stabil," tegasnya.
Sebelumnya, Mari mengatakan pertumbuhan ekonomi kreatif sepanjang 2013 mencapai 5,76 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2013 yang hanya sebesar 5,74 persen.
"Secara keseluruhan, ekonomi kreatif dengan 15 sub sektor mengalami pertumbuhan 5,76 persen sepanjang 2013," kata Mari di Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (12/2).
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya