Ekspansi luar negeri, Telkom target raup Rp 5 triliun pada 2015
Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menargetkan dapat meraup pendapatan sebesar Rp 5 triliun dari ekspansi bisnis ke luar negeri. Itu sekitar 5 persen dari target pendapatan tahun depan sebesar Rp 100 triliun.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Telkom Arief Yahya, di Jakarta, Selasa (14/10). "Kami menargetkan kontribusi ekspansi internasional sekitar 5 persen," ucapnya.
Dalam waktu dekat, Telkom bakal melebarkan sayap ke Taiwan. Mengingat, pekerja Indonesia di negara berjuluk Naga Kecil Asia itu berjumlah besar mencapai 220 ribu orang.
"Populasi orang Indonesia di Taiwan terbesar kedua setelah populasi orang Tiongkok."
Telkom juga telah merambah pasar Malaysia dengan bisnis mobile virtual network operator (MVNO). Di awal September 2014, Telkom juga telah membuka kantor Telekomunikasi Indonesia International USA, Inc (Telkom USA) di Los Angeles.
Selanjutnya, Telkom akan meluncurkan layanan co-branding bersama operator Zain asal Arab Saudi pada November 2014.
"Pencapaian tersebut menggenapi 10 Negara yang menjadi ekspansi bisnis Telkom di internasional," tambahnya
Seperti diketahui, Telkom telah memiliki Telin Singapura yang mengelola bisnis wholesale voice, connectivity dan data center, Telin Hong Kong yang memiliki lisensi remitansi dan MVNO.
Kemudian, layanan enterprise services di Myanmar, Telin Timor Leste yang mengelola bisnis selular, dan Telin Australia untuk bisnis BPO.
Sepanjang 2014, Telkom membukukan pendapatan Rp 91,25 triliun atau naik 10 persen dari tahun lalu sebesar Rp 82,96 triliun. Bisnis internasional ditargetkan menyumbang 4 persen dari total pendapatan Telkom 2014. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya