Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ekonomi lesu, pemakaian listrik industri baja turun

Ekonomi lesu, pemakaian listrik industri baja turun baja. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Dampak melemahnya pertumbuhan ekonomi mulai terasa, salah satunya di industri baja dalam negeri. Industri ini disebut mengurangi pemakaian listrik yang mengindikasikan menurunnya operasional perusahaan.

General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Syamsul Huda mengatakan, pihaknya mempunyai banyak pelanggan dari industri baja. Tercatat, pemakaian daya mereka menurun dalam beberapa waktu terakhir.

"Penggunaan dari industri yang jadi pelanggan besar kita menurun. Ada yang menurunkan daya, ada yang keluar jadi pelanggan PLN karena pabriknya tutup," ujar Syamsul di Kepulauan Seribu, Jumat (23/10).

Menurunnya pemakaian pelanggan diakui berdampak pada keuangan PLN. Perusahaan pelat merah ini bahkan merevisi target pendapatannya yakni turun 4 persen di tahun ini.

"Fantastis, kita diajak lari meningkatkan penjualan, target awal 8,8 persen. Saat ini realisasi tidak tumbuh, kita ubah jadi 4 persen hingga akhir tahun," tuturnya.

"Industri baja memang sangat terpukul dengan adanya pelemahan ekonomi global yang kurang baik. Pada tahun 2014 tidak tumbuh bukan sama sekali tidak tambah sambungan, tapi dampak ekonominya global ke dunia usaha," tandas Syamsul. (mdk/idr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP