Ekonomi global aman, Mendag Lembong optimis hadapi pasar bebas ASEAN
Merdeka.com - Menteri Perdagangan Thomas Lembong optimis untuk menghadapi berbagai tantangan di tahun 2016, terutama tantangan dalam perdagangan bebas atau pasar bebas ASEAN. Alasannya, kondisi global saat ini sudah mulai kondusif setelah adanya gejolak yang disebabkan oleh isu kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed).
"Seperti perekonomian AS makin pulih dan Eropa makin pulih dan saya meskipun China masih banyak tantangan, saya yakin mereka bisa mengatasinya. Jadi jelas saya lebih optimis," kata Lembong di kantornya, Rabu (6/1).
Dia menambahkan, pemerintah akan memanfaatkan kondisi manufaktur China yang tengah melemah. Yakni dengan mengubah perekonomian dan model bisnis di Indonesia.
Lembong mencontohkan dengan mengoptimalkan penggunaan ponsel pintar. Dengan begitu, maka ekonomi Indonesia bisa semakin progresif untuk membina peluang bisnis di luar negeri.
"Kelesuan harga komoditas, kita mesti mengubah perekonomian dan model bisnis dan memanfaatkan. Kita mesti giat dan gesit, kondisi makin stabil. Kita mesti melihat trend yang ada. Kira-kira bagaimana mau ubah pola bisnis? Kita memang harus giat ke depan," imbuhnya.
Sementara itu, pihaknya berjanji akan tetap menjaga stok bahan pangan pokok guna mempertahankan pasar dalam negeri. Bukan hanya itu, dengan menurunnya inflasi sebesar 3,35 persen, maka pemerintah bisa memanfaatkan hal tersebut dengan menurunkan harga komoditi.
"Barang primer seperti beras kebetulan secara regional stoknya lagi tipis. Mungkin tergantung dari komoditasnya. Ayam, telur, cabai, saya yakin ini akan reda lagi. Lonjakan harga sementara berkaitan dengan musim libur akhir tahun dan cuaca. Cabai lebih banyak di sentra produksi, akhir bulan ini akan mulai panen raya jadi lonjakan harga di cabai dan telur ayam sementara," pungkasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya