Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ekonomi belum baik, Indef nilai pemerintah harus ada sense of crisis

Ekonomi belum baik, Indef nilai pemerintah harus ada sense of crisis krisis ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai Indonesia berpotensi kembali terjebak dalam kubangan krisis ekonomi. Mengingat, belum ada perbaikan indikator ekonomi hingga akhir Agustus lalu.

"Risiko Indonesia akan kembali terjebak pada krisis ekonomi seperti 1998 bukan suatu yang mustahil," ujar Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati saat konferensi pers "Jurus Memitigasi Potensi Krisis Ekonomi" Jakarta, Rabu (2/9).

Adapun indikator ekonomi yang dimaksud adalah rupiah masih terus melemah, arus modal asing mengalir keluar, harga kebutuhan pokok meningkat, dan pemutusan hubungan kerja sekitar 100 juta pekerja.

Di sisi lain, menurut Enny, pemerintah masih mengatakan fundamental perekonomian Indonesia dalam kondisi kuat dan stabil.

"Harus ada sense of crisis dari semua pemangku kepentingan dalam jangka pendek," jelas dia.

Seharusnya, kata Enny, pemerintah segera membuat kebijakan konkret, cepat, dan tepat untuk memitigasi potensi resiko krisis. Semisal, memulihkan daya beli masyarakat, mengefektifkan stimulus fiskal, stabilitas moneter, dan mendorong sektor riil. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP