Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dunia akan Habiskan Rp2.263 Triliun untuk Vaksin Covid-19 Hingga 2025

Dunia akan Habiskan Rp2.263 Triliun untuk Vaksin Covid-19 Hingga 2025 vaksin covid-19. ©REUTERS/Thomas Peter/File Photo

Merdeka.com - Total pengeluaran global untuk vaksin Covid-19 diproyeksikan mencapai USD 157 miliar atau sekitar Rp2.263,7 triliun pada 2025. Angka ini didapat menurut laporan perusahaan data kesehatan Amerika Serikat, IQVIA Holdings Inc.

Proyeksi pengeluaran itu didorong oleh program vaksinasi massal yang sedang berlangsung dan suntikan penguat imun yang diharapkan bisa dilakukan setiap dua tahun,

Merujuk pada laporan tersebut, pembelanjaan vaksin diperkirakan akan menjadi yang tertinggi tahun ini pada angka USD 54 miliar atau sekitar Rp778,7 triliun, dengan kampanye vaksinasi besar-besaran yang sedang berlangsung di seluruh dunia.

Kemudian, pengeluaran negara-negara untuk vaksin Covid-19 diperkirakan menurun hingga menjadi USD 11 miliar atau sekitar Rp158,6 triliun pada 2025, karena meningkatnya persaingan dan volume vaksin, kata wakil presiden senior IQVIA Murray Aitken.

"Sementara vaksin Covid-19 akan menelan biaya USD 157 miliar selama lima tahun ke depan. Itu adalah harga yang sangat kecil untuk dibayar dibandingkan dengan hilangnya nyawa manusia akibat pandemi," ujar Aitken dikutip dari Antara, Kamis (29/4).

IQVIA, yang menyediakan data dan analitis untuk industri perawatan kesehatan, memperkirakan gelombang pertama vaksinasi Covid-19 akan mencapai sekitar 70 persen dari populasi dunia pada akhir tahun 2022.

Suntikan booster atau penguat kemungkinan akan mengikuti vaksinasi awal setiap dua tahun, berdasarkan data terkini tentang durasi efek vaksin.

Amerika Serikat sedang mempersiapkan kemungkinan bahwa suntikan penguat akan diperlukan antara 9 hingga 12 bulan setelah seseorang menerima dosis penuh vaksin Covid-19, kata seorang pejabat Gedung Putih awal bulan ini.

Perusahaan farmasi AS, Pfizer Inc juga mengatakan suntikan penguat mungkin diperlukan dalam 12 bulan.

Pengeluaran Obat

Perkiraan pengeluaran untuk vaksin Covid-19 mewakili dua persen dari perkiraan sekitar USD 7 triliun atua sekitar Rp100.947,3 triliun untuk semua obat yang diresepkan bagi pasien selama periode waktu itu, kata IQVIA.

Tidak termasuk biaya vaksin Covid-19, pengeluaran obat secara keseluruhan diperkirakan lebih rendah USD 68 miliar atau sekitar Rp980,6 triliun selama enam tahun dari 2020 hingga 2025, jika dibandingkan dengan kondisi dunia tanpa pandemi.

Laporan itu juga menyebut bahwa pandemi menyebabkan gangguan besar pada kunjungan dokter serta prosedur dan penggunaan obat-obatan, yang menyebabkan penimbunan beberapa obat di masa-masa awal dan kemudian kembali ke tren yang lebih normal.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP