Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dukung wanita bekerja, Jepang bakal impor pembantu rumah tangga

Dukung wanita bekerja, Jepang bakal impor pembantu rumah tangga Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. houseofjapan.com

Merdeka.com - Jepang berencana bakal mengimpor pembantu rumah tangga pada Maret tahun depan. Ini lantaran Perdana Menteri Shinzo Abe berkeinginan membentuk masyarakat Jepang yang bahagia dalam melakoni hidup dan pekerjaan.

Seperti diberitakan Nikkei, kemarin, para pekerja asing itu akan ditempatkan terlebih dulu di Prefektur Kanagawa, tak jauh dari Tokyo. Dan, wilayah lain yang nantinya akan ditetapkan pemerintahan Abe.

Terkait itu, Pasona Group selaku agen penyalur tenaga kerja asing di Jepang, tengah melakukan pelatihan terhadap pekerja Filipina. Sehingga, mereka diharapkan siap pakai pada Maret mendatang.

Jepang bukan negara pertama yang membuka pintu impor pembantu rumah tangga. Sebelumnya, ada Singapura, Hong Kong, Uni Eropa, dan Timur Tengah.

Ini seiring kebijakan mereka yang membebaskan wanita untuk meniti karir dan memainkan peran signifikan dalam masyarakat.

Singapura tercatat menjadi tempat mencari nafkah 200 ribu pembantu rumah tangga asing. Pembantu yang tinggal seatap dengan majikannya bisa mendapatkan bayaran sekitar USD 900 per bulan.

"Dengan adanya asisten rumah tangga, saya bisa berkonsentrasi bekerja dan merawat anak,'kata wanita Spanyol yang bekerja di Singapura.

Di sisi lain, beberapa negara juga tengah melakukan moratorium pengiriman pekerjanya ke luar negeri. Ini menyusul pelanggaran hak asasi manusia yang masih sering dilakukan para majikan terhadap pekerja.

Tahun lalu, Indonesia memutuskan menyetop pengiriman pekerja ke 21 negara, kawasan Timur Tengah dan Afrika.

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP