Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Duit palsu Rp 50.000 dan Rp 100.000 merajalela jelang Lebaran

Duit palsu Rp 50.000 dan Rp 100.000 merajalela jelang Lebaran Rupiah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Saat Ramadan dan jelang Lebaran, kebutuhan masyarakat meningkat. Otomatis butuh lebih banyak uang untuk mempersiapkan hari kemenangan setelah puasa sebulan penuh.

Bagi kalangan penjahat, momen tersebut justru jadi ladang 'bisnisnya'. Banyaknya masyarakat membutuhkan uang tunai, jadi ajang pelaku kejahatan beraksi mengedarkan uang palsu.

Pengamat Mata Uang Rully Nova menyebut, pemalsu uang paling senang mengedarkan uang dengan nominal besar, yaitu Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

"Yang sering dipalsukan itu yang nilainya besar karena akan jauh lebih hemat. Bahan baku yang sama dan nilai yang besar pasti punya keuntungan lebih besar. Tetapi Rp 50.000 yang paling banyak, kalau Rp 100.000 mungkin ada tetapi jarang digunakan oleh masyarakat," ujar Rully kepada merdeka.com, Jakarta, Senin (22/6) kemarin. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP