Dua bank besar Jepang tertarik beli saham BTPN

Reporter : Ririn Radiawati | Senin, 29 April 2013 11:10




Dua bank besar Jepang tertarik beli saham BTPN
btpn. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Salah satu perusahaan keuangan asal Jepang, Sumitomo Mitsui Financial Group Inc. telah mengadakan pembicaraan serius dengan perusahaan ekuitas asal Amerika Serikat, TPG, untuk membeli saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN). Nilai pembelian saham oleh Sumitomo dari saham BTPN milik TPG diperkirakan mencapai USD 1,8 miliar (Rp 17,5 triliun).

Menurut berita yang dilansir dari Wall Street Journal (WSJ), seorang sumber mengaku langkah tersebut sebagai bentuk ekspansi bank asal Jepang tersebut dengan menyasar kesempatan pertumbuhan yang tinggi di Indonesia.

Dengan akuisisi tersebut, Sumitomo akan menjadi transaksi terbesar bagi bank tersebut. Selain itu, hal ini juga menjadi bentuk ketertarikan kreditur Jepang terhadap potensi pasar di kawasan Asia.

Menurut sumber WSJ, selain Sumitomo, bank terbesar di Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. juga tertarik untuk membeli saham bank khusus pensiunan ini.

Tahun 2008, TPG telah membeli 57,9 persen saham BTPN yang jika disesuaikan dengan nilai saat ini mencapai USD 1,8 miliar atau sekitar RP 17,5 triliun. Tahun lalu, BTPN telah mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 28 persen dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 41,4 persen.

[rin]




Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Ini penyebab bocah 4 tahun tewas usai makan nasi goreng
  • Harapan Ben - Agustin untuk tokoh yang mereka perankan
  • Polisi belum kabulkan penangguhan penahanan penghina Jokowi
  • Epyardi Asda mundur dari pencalonan ketum PPP versi SDA
  • Jenguk Tessy di rumah sakit, ini pesan Arifin Ilham
  • Polisi tembak enam perampok rumah elite di Jakarta
  • Minum cokelat panas sebelum tidur ampuh cegah pikun
  • Kamar dijaga polisi, Tessy tak ditemani keluarga?
  • Setya Novanto: Kami belum ada rapat soal gedung baru DPR
  • Demi Jokowi Adalah Kita, Ben Joshua 'nyepi' dari FTV
  • SHOW MORE