Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPR: Target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen terlalu ambisius

DPR: Target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen terlalu ambisius pertumbuhan ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan sebesar 5,5 persen. Target itu diyakini cukup realistis mengingat prediksi bakal membaiknya ekonomi global tahun depan.

Namun DPR justru melihat sebaliknya. Target pertumbuhan ekonomi dalam asumsi makro RAPBN 2016 dipandang terlalu ambisius dan bakal sulit tercapai.

"Target Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen sulit dicapai. Memang memungkinkan tumbuh tinggi tapi pemerintah belum beri arah jelas terkait arah perekonomian," ujar Anggota Fraksi PKS DPR Abdul Fikri Fakih dalam Sidang Paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/8).

Dia mengkritik kinerja pemerintah yang belum maksimal dalam mengejar laju pertumbuhan ekonomi. Buktinya, pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 4,67 persen di semester I 2015.

"Ini peringatan. Khususnya kualitas dari daya saing, kita tertinggal jauh dari kawasan. Tanpa daya saing kuat kita akan jadi pasar. Kami pandang RABPN butuh penajaman kebijakan untuk dorong pembangunan dan peningkatan kemakmuran rakyat," kata dia.

Senada dengannya, anggota Fraksi PAN DPR Laila Istiana juga menilai target pertumbuhan ekonomi tahun depan terlalu ambisius. Dia menyarankan pemerintah merevisi target pertumbuhan ekonomi menjadi hanya 5,2 persen.

"Kami dorong pemerintah prioritaskan pertumbuhan di sektor pertanian, pertambangan dan pengolahan dalam pencapaian pertumbuhan ekonomi 2016," kata Laila.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP