Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPR sindir Menteri Susi tak perhatikan budidaya ikan air tawar

DPR sindir Menteri Susi tak perhatikan budidaya ikan air tawar Menteri Susi Pudjiastuti. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi IV DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Rapat tersebut membahas pembudidayaan ikan tawar.

Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Nasution Hamka mengatakan KKP jangan hanya fokus mengembangkan ikan di laut. Tetapi, harus juga memperhatikan ikan di perairan tawar.

"Kita ingin KKP ini budidaya ikan kita jangan hanya fokus kepada laut, tapi juga optimalisasi sungai," kata Rahmat, di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (16/10).

Rahmat mengungkapkan, di Indonesia terdapat banyak sungai yang bisa dimanfaatkan menjadi Balai Benih Ikan (BBI). Terutama di wilayah luar Jawa seperti Kalimantan dan Sulawesi.

"Sungai itu sudah merupakan urat nadi perekonomian masyarakat dan juga ini belum dapat sentuhan. Tapi memang sentuhannya caranya adalah dengan meningkatkan BBI, dioptimalkan kemudian melaksanakan restocking penebaran bibit, ya benar itu mungkin jutaan atau ratusan ribu bibit seluruh Indonesia," jelasnya.

Rahmat mengatakan, ikan perairan darat kandungan proteinnya tidak kalah dari ikan laut. Namun demikian, Rahmat menegaskan pemerintah harus pula mengenalkan dan menerapan teknologi terbaru dalam budidaya ikan air tawar.

"Meningkatkan riset-riset, jadi ikan lokal itu harus diteliti bagaimana biar bisa dikembangbiakkan lebih cepat, lebih banyak. Ini yang paling penting jadi antara (jumlah ikan) yang ditangkap dengan yang dikembangkan harus seimbang."

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP