Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPR Setuju Ada Wakil Menteri untuk Kementerian ESDM

DPR Setuju Ada Wakil Menteri untuk Kementerian ESDM Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) sempat mengusulkan adanya wakil menteri untuk membantu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam pekerjaannya, khususnya dalam mengembangkan energi baru terbarukan (EBT).

Usulan tersebut didukung oleh Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sugeng Suparwoto. Menurutnya, keberadaan wakil menteri merupakan hak prerogatif Presiden.

"Tapi kan energi ini tantangannya banyak, sangat luas cakupannya. Apalagi tantangan ketersediaan dan kemandirian energi itu perlu kerja keras banyak orang. Jadi kalau pun ada (wamen) saya setujulah," ujarnya di Jakarta, Rabu (6/11).

Lanjut Sugeng, sektor energi memang cukup padat sehingga Menteri ESDM dianjurkan memiliki satu wakil menteri. Dia menegaskan, jika memang yang dibutuhkan adalah wakil menteri yang fokus mengurusi EBT, maka sebaiknya dipilih untuk benar-benar menuntaskan persoalan EBT.

"Ini tidak main-main dunia itu. Tadi disinggung Paris Agreement, fokusnya energi dan lingkungan. Zero emisi powerplan khususnya baru bara harus di-shutdown," jelasnya.

Kendati demikian, hal tersebut kembali kepada Presiden. Sugeng menekankan, Komisi VII DPR tidak mendesak untuk pengangkatan wakil menteri. "Bukan berarti komisi VII desak, bukan. Tapi mendukung adanya wamen ESDM supaya masing-masing ditangani fokus, clear, dan berkelanjutan," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Arifin pun sempat menjawab ketika ditanya soal wakil menteri. Menurutnya, tentu pekerjaan akan lebih ringan jika ada yang membantu. "Kalau dibantuin (wakil menteri kerja) kan lebih enak,"‎ kata Arifin.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP