Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPR minta kejelasan pasca pembubaran Petral, termasuk harga BBM

DPR minta kejelasan pasca pembubaran Petral, termasuk harga BBM Depo plumpang. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) telah membubarkan PT Pertamina Energy Trading Ltd atau Petral yang selama ini memainkan peran strategis sebagai 'broker' jual beli minyak mentah. Keputusan itu diambil Mei 2015.

Berselang dua bulan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai belum ada penjelasan lebih lanjut terkait kebijakan itu. Anggota Komisi VI DPR Iskandar D. Syaichu menuturkan, direksi Pertamina harus menjelaskan mekanisme dan kebijakan setelah pembubaran Petral.

"Petral kan dibubarkan, otomatis Pertamina menanggung seluruh utang Petral, dan melanjutkan kontrak-kontrak Petral. Saya mau tahu bagaimana Pertamina membereskan semua masalah ini?," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/7).

Dia juga menyinggung soal dampak pembubaran Petral terhadap harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Temuan Tim Reformasi Tata Kelola Migas menyebutkan, telah terjadi inefisiensi dalam pengadaan minyak lewat Petral. Dengan pembubaran Petral, seharusnya harga BBM bisa lebih murah karena terjadi efisiensi.

"Kan tujuannya itu supaya biaya pengadaan BBM itu murah, supaya bensin atau BBM yang dijual ke rakyat itu rendah," jelas dia. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP