Dorong ekonomi masyarakat, BTN siapkan 10 rumah kreatif UMKM
Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk mendukung program Kementerian BUMN dalam pendirian Rumah Kreatif BUMN (RKB). Bank pelat merah ini menyiapkan 10 RKB yang seluruhnya difasilitasi dengan layanan digital banking. Bank BTN mendirikan RKB yang disebar di Medan Sumatera Utara, Palembang Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Bantul DI Yogyakarta, Brebes Jawa Tengah, Jember Jawa Timur, Kotawaringin Kalimantan Tengah, Manokwari Selatan Papua Barat, Palopo Sulawesi Selatan.
Direktur Utama BTN, Maryono mengatakan, RKB yang dibangung di 10 wilayah ini akan menjadi media untuk masyarakat dalam menjalankan bisnis dengan mudah dan cepat. Selain itu, 10 RKB ini diyakini akan menjadi unggulan karena benar-benar dapat mendorong ekonomi masyarakat setempat dengan cepat.
"Kami melakukan pendampingan dan memberikan sentuhan layanan digital agar bagaimana bisnis itu menjadi mudah dan cepat. BTN sudah siapkan itu di 10 RKB yang kami bangun di 10 wilayah di Indonesia," ucap Maryono di Bitung dalam keterangannya, Selasa (27/12).
Salah satu RKB BTN di Bitung akan menjadi rumah bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan tidak sekadar informasi, tapi juga konsultasi, pendidikan dan bimbingan untuk bisa meningkatkan bisnisnya dan memasarkan produknya lewat e-commerce.
RKB akan menjadi sinergi BUMN dalam program pelatihan, pembinaan, pembiayaan UMKM. Dengan RKB maka, UMKM disiapkan tidak hanya dapat menjual produknya di Indonesia tapi juga ke pasar internasional lewat e-commerce yang digawangi oleh Blanja.com. "Kami harap dengan RKB, kualitas standarisasi produk, dan pemanfaatan digital dalam pengembangan usaha UMKM bisa meningkat," kata Maryono.
Mendukung pembinaan UMKM di RKB, materi kurikulum disiapkan dan ditempatkan di Pustaka Digital (PaDi) pada setiap RKB. Dengan demikian, pembinaan UMKM tidak hanya dilakukan secara langsung namun juga lewat PaDi.
UMKM menjadi sasaran utama Bank BTN seperti yang diamanatkan pemerintah, sebab bisnis tersebut secara kolektif mewakili 99 persen dari jumlah total bisnis di Indonesia, 97 persen lapangan kerja dan 57 persen PDB tahunan Indonesia (data OECD 2011). Dengan peranan UMKM yang strategis dalam ekonomi Indonesia maka diperlukan keterlibatannya dalam ekonomi digital.
Studi yang dilakukan Deloitte, perusahaan konsultan ekonomi dan Bank Dunia mengungkap dengan meningkatkan keterlibatan UMKM secara digital bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 2 persen.
"Dengan peranan UMKM yang strategis, BTN akan membantu UMKM terlibat dalam ekonomi digital karena dampaknya akan signifikan terhadap perekonomian Indonesia."
Tahun 2017, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai level 5,1 persen, dengan sejumlah strategi. Salah satunya adalah dengan penguatan ekonomi digital. Seperti yang dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo, Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara karena memiliki potensi yang besar.
Presiden menilai, besarnya transaksi penjualan e-commerce tahun 2014 yang mencapai USD 2,6 miliar, dengan penetrasi hanya 0,6 persen dari total transaksi retail sebagai potensi yang besar.
Mendukung pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai negara dengan digital ekonomi terbesar di Asia, Kementerian BUMN mendorong 7 BUMN di antaranya Bank BTN membuka Rumah Kreatif BUMN (RKB). RKB akan difungsikan sebagai wadah bagi Unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk merambah dunia e-commerce.
Hingga Akhir 2017, Kementerian BUMN menargetkan RKB yang disiapkan mencapai 514 unit dan tersebar di seluruh Indonesia. Sementara tahun 2016, 100 RKB telah dibangun untuk membangkitkan UMKM di Indonesia.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya