Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Donald Trump potensi jadi ancaman ekonomi global, setara terorisme

Donald Trump potensi jadi ancaman ekonomi global, setara terorisme Donald Trump. ©businessinsider

Merdeka.com - Donald Trump dinilai berpotensi mengancam ekonomi internasional seandainya terpilih menjadi presiden Amerika Serikat, November mendatang. Derajat ancamannya setara dengan aksi terorisme.

Demikian analisis terbaru dikeluarkan Economist Intelligence Unit (EIU). Firma konsultasi itu secara periodik memperbarui daftar sepuluh figur yang berpotensi mengancam ekonomi internasional di masa mendatang.

Dalam menyusun, EIU membuat penilaian kualitatif dari kemungkinan kerusakan perusahaan, kapasitas untuk beroperasi pada profitabilitas target. Kemudian keduanya dikombinasikan dengan kemungkinan-kemungkinan akan terjadi. Semisal, peningkatan volatilitas nilai tukar, perang dingin baru dan pengangkatan Trump.

"Ekonomi global telah menemukan pijakan kuat setelah mengawali dengan goyangan pada awal 2016," kata EIU dalam laporannya seperti dikutip USnews.com, kemarin.

"Namun, volatilitas bakal kembali menjadi tema dominan tahun ini, didorong oleh divergensi kebijakan moneter global dan concern pada pertumbuhan China yang akan dijaga dengan nilai tukar sekarang hanya dengan peningkatan utang tak berkelanjutan.

Tak seperti biasanya, penilaian risiko EIU memasuki spektrum politik. Dengan memfokuskan pada kandidat individual.

"Jika Trump menang, penolakan dia terhadap perdagangan bebas, pengasingan Meksiko dan China bisa berpotensi mengeskalasi perang dagang," analisis EIU.

"Meskipun kami tak berharap Trump bisa mengalahkan pesaingnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, tetap saja masih ada risiko. Khususnya persoalan serangan teror atau pemburukan ekonomi secara tiba-tiba." (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP