Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dompet Dhuafa Siapkan Penanaman 1.000 Hektar Sawah Produktif

Dompet Dhuafa Siapkan Penanaman 1.000 Hektar Sawah Produktif Ilustrasi sawah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengembangan sumber daya pangan untuk kebutuhan pokok masyarakat, perlu kolaborasi besar yang berdaya saing kuat. Dompet Dhuafa melalui Social Trust Fund (STF) bersama OK Oce dan Pondok Pesantren Alam (PPA) Al Muhtadin, membangun sinergi Ketahanan Pangan di Desa Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat.

Setelah berhasil menggelar panen perdana dari hasil para petani binaan Dompet Dhuafa dan para santri yang ditanam di sawah irigasi seluas 50 hektar. Selanjutnya, Dompet Dhuafa akan mempersiapkan perluasan sawah irigasi pertanian menjadi 1.000 hektare.

Direktur Social Enterprise Dompet Dhuafa Guntur Subagja mengatakan, perluasan sawah iragasi tersebut untuk mendukung dan mendorong terciptanya usaha-usaha yang mengarah pada pengembangan potensi ekonomi ketahanan pangan berbasis masyarakat pesantren.

"Kami mengembangkan program ketahanan pangan berbasis pesantren, bertujuan agar warga, pesantren dan tokoh masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah, dalam membangun ketahanan pangan. Setidaknya dimulai dari keluarga sendiri, kemudian berkembang skala desa, kecamatan, kabupaten dan harapannya dapat berlangsung hingga ke skala nasional," ucap dia dalam pernyataannya, Sabtu (15/8).

Menurutnya, melalui Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) sebagai off-taker produk hasil pertanian, merupakan salah satu poin penting Dompet Dhuafa dalam memberikan dukungan berupa modal, pembelian hasil dan menawarkan hasilnya ke pasar. Termasuk dalam pengembangan yang memadukan antara sosial enterprise dengan dana sosial.

Untuk itu, pihaknya aktif menjalin kolaborasi besar yang berdaya saing kuat. Agar tercipta peluang-peluang kemakmuran bagi petani.

Kemudian juga, membentuk perubahan hidup bagi masyarakat desa melalui upaya pemberdayaan secara komprehensif dari potensi lokal sosial masyarakat, potensi alam, sistem ekonomi dan potensi pendukung ekonomi. Sehingga tercipta kesejahteraan yang berkesinambungan bagi masyarakat desa.

"Mudah-mudahan ini menjadi modal awal untuk masyarakat Indonesia menjadi masyarakat berdikari, maju, adil dan Makmur," tukasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP