Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diselimuti Sentimen The Fed, IHSG Diproyeksi Melemah

Diselimuti Sentimen The Fed, IHSG Diproyeksi Melemah IHSG di BEI. ©2018 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan tertekan pada perdagangan saham hari ini. Indeks diproyeksi akan ditutup melemah imbas daripada sentimen global.

Analis PT Artha Sekuritas, Dennies Christoper Jordan menilai, pergerakan IHSG masih dibayangi oleh kekhawatiran investor terkait faktor global. Oleh sebab itu, pihaknya memprediksi indeks bakal ditutup di zona merah.

"Investor kemungkinan masih akan wait and see (mengamati) menjelang keputusan resmi kebijakan suku bunga bank sentral AS The Fed," tuturnya di Jakarta, Senin (29/7/19).

Meski beberapa menyebutkan bahwa The Fed dipastikan akan memangkas suku bunga acuannya, Dennies melihat masih ada indikasi The Fed belum akan menurunkan suku bunga acuan pada pekan ini.

"Apalagi jika melihat beberapa data perekonomian yang masih cukup baik. Jadi IHSG kami prediksi masih akan melemah dalam rentang 6.297-6.369," terangnya.

Seirama, Head of Research PT Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi Taulat mengatakan IHSG akan ditutup ke teritori negatif dengan diperdagangkan pada kisaran 6.300-6.400.

Saham-saham perbankan hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi rekomendasi yang disarankan pihaknya untuk dikoleksi investor pada hari ini. Itu seperti saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Sedangkan dari Artha Sekuritas, pihaknya memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), hingga saham PT H.M Sampoerna Tbk (HMSP).

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP