Dirut PT Bukit Asam: Pengerjaan Proyek Gasifikasi Batubara Mulai Kuartal I-2021
Merdeka.com - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) memastikan proyek pengembangan gasifikasi batubara terus berjalan di tengah pandemi.
Direktur Utama PT Bukit Asam, Arviyan Arifin mengatakan, proyek ini diharapkan bisa ditandatangani bulan November atau Desember tahun ini. Saat ini, perusahaan sedang melengkapi berkas kerja sama secara legal yang akan ditandatangani oleh para investor nantinya.
"InsyaAllah kita akan tandatangani, kita akan mulai (pengerjaan proyek) di kuartal I atau II 2021, sekarang kita lagi menyiapkan kerja sama secara legal, proses pembahasan draft perjanjian secara legal dengan investor, yaitu PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals, Inc," ujar Arviyan dalam konferensi pers virual, Jumat (6/11/2020).
Proyek ini bernilai sebesar USD 2,1 miliar dan menjadi investasi yang cukup penting, bukan hanya oleh PTBA tetapi jufa untuk negara Indonesia.
"Ini berita baik buat kita sehingga kita ada harapan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita di tahun berikutnya," katanya.
Ketika sudah beroperasi, pabrik hilirisasi batubara ini akan mengolah 6 juta ton batu bara per tahun dan diproses menjadi 1,4 juta ton dymethil eter (DME) yang dicanangkan bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti LPG.
DME yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif bisa membantu menekan impor LPG dan menghemat devisa negara serta defisit neraca dagang.
Adapun, produksi batubara Bukit Asam tercatat mencapai 19,4 juta ton batu bara (per September 2020) atau 77 persen dari target tahun ini yang telah disesuaikan menjadi 25,1 juta ton. Kinerja angkutan batubara juga menunjukkan performa yang terjaga dengan kapasitas angkutan batu nara tercatat mencapai 17,7 juta ton.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya