Dihujani aksi jual, IHSG berpotensi melemah
Merdeka.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. IHSG diduga merosot setelah banyaknya aksi jual yang dilakukan para investor.
Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) tidak mampu menolong laju indeks kembali ke zona hijau. Padahal, BPS mengumumkan pada Januari 2015 terjadi deflasi.
"Pada kenyataannya, pasca dirilis data-data ekonomi Indonesia yang lebih baik dari estimasi kami juga tidak berdampak positif pada laju IHSG. Pada perdagangan Selasa (2/2) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 5.250-5.265 dan resisten 5.288-5.295," ujar Reza dalam riset hariannya di Jakarta, Selasa (3/2).
Menurut dia, rendahnya rilis GDP AS menjadi penyebab bakal melemahnya laju indeks. Laju IHSG kembali gagal mendekati area target resisten dan juga gagal bertahan di area target support.
"Belum datangnya awan positif berpeluang membuat IHSG masih akan mengalami pelemahan lanjutan meski kami berharap kondisi bursa saham global dapat positif sehingga dapat mengimbangi belum datangnya awan positif tersebut," pungkas dia.
Adapun pertimbangan saham-saham hari ini antara lain UNVR, WSKT, BJTM, LPCK, ELSA, BBRI. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya